POPULER
-
Banyak hal yang sebenernya bisa gue ceritain disini.. tapi akhir-akhir ini gue jadi agak males buat nulis. Entah kenapa..hehe Sebelum g...
-
“Hari telah berganti, tak bisa ku hindari. Tibalah saat ini bertemu dengannya. Jantungku berdegup cepat, kaki bergetar hebat. Akankah aku u...
-
Akhirnya setelah cukup lama gue bisa nulis lagi.. Semalem gue degerin lagunya Jikustik yang liriknya gini “Kapan lagi ku tulis untu...
-
Sebagai seorang Sheila Gank (Fans Sheila On 7) yang bisa di bilang cukup fanatik, banyak orang sering bertanya kepadaku tentang Sheila ...
-
Nasib terbaik adalah tidak pernah di lahirkan.. Yang kedua dilahirkan dan mati muda.. Dan yang tersial adalah berumur tua.. Berbahagi...
-
Entah kenapa aku ingin menulis artikel dengan tema seperti ini. sebenarnya ini adalah sebuah "fenomena" yang sudah lama terjadi,...
-
7 mei 2011 Sore itu. Aku masuk di sebuah kafe yang berada di jalan pandanaran. Kafe dengan interior klasik, yang dikelilingi dengan ...
Minggu, 26 April 2015
Entah kenapa aku ingin
menulis artikel dengan tema seperti ini. sebenarnya ini adalah sebuah
"fenomena" yang sudah lama terjadi, hanya saja mungkin di Indonesia
sedang menjadi "trend", terutama di kalangan pemuda. Dan akhir-akhir
ini aku melihat banyak film yang memasukkan unsur ini di dalamnya. Ya soal
kisah cinta yang beda keyakinan. Mulai dari yang sama seperti judul arikel ini
Cinta Tapi Beda, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta, dan beberapa film lainnya meskipun hal
itu hanya sebagai bumbu, bukan topik utama.
Aku sendiri sebelumnya
tidak ada keinginan untuk menulis artikel dengan tema seperti ini, hanya saja
barusan aku membaca sebuah cerita pendek yang membahas masalah ini. Dan aku
jadi tertarik untuk ikut membuat tulisan seperti ini.
Label:
Artikel
|
0
komentar
Senin, 13 April 2015
Mendakilah bersamaku
Maka kau akan tahu bagaimana kebesaran-Nya menciptakan dunia
ini.
Mendakilah bersamaku
Kau akan bersyukur bahwa kau dilahirkan di Indonesia.
Label:
Sajak
|
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
